Pages

Tuesday, April 7, 2009

Doa Pemanis Muka........


DOA INI MUJARAB, SEBAIK BAIKNYA DIBACA SETIAP PAGI JUMA'AT: SEBELUM KELUAR RUMAH. Tak payah nak berabis duit buat facial ataupun botox…… etc….. Tengok aje orang orang dulu atau seniwati –seniwati lama kita yang sentiasa kelihatan manis…… khabarnya dia orang memang pakai doa yang sama…………..Cuma kena rajin menghafal dan baca setiap kali pakai bedak atau keluar rumah………………..

Doa pemanis muka ni lebih afdal lagi kalau dibaca 3 kali sehari sebelum memakai bedak atau a lat 2 solek atau minyak rambut .
Hafal dan tarik nafas dalam dalam dan hembus ……. Lepas itu. Baca kuat-kuat ....... Bagi semua orang dengar...... ......... .......
Selamat mencuba..... amalkan lah.. Tak rugi ...!! !!! !!!!!!!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
" minyak si tuang tuang,
ku tuang dalam kuali,
muka ku macam beruang,
semua orang gerenti lari.
kuang.. kuang..kuang. ."

He…. He….. he……...semoga bertambah manis...
Hahahahahaha. .. ampun tuan ku.......... ..beribu ribu ampun……………...
SEKALI SEKALA KENA ADA SESI LAWAK JENAKA NIEEE BARU HAPENING....
I'M SORRRYYY....

Muhasabah Diri......... bersama awin..

Assalamualaikum....

Untuk semua kengkawan, aku ada info yg nk dikongsi bersama... yg aku rasa benda ni bnyk di kalangan kita yg terlepas pandang dan bermacam2 spesifikasi sebenarnya... dengan apa yg nak aku kongsikan ni boleh la kita sama2 renungkan kejadian sebenar.... Wallahualam.


HUKUM TINGGAL ATAU DIAM DI MASJID BAGI ORANG JUNUB, PEREMPUAN HAID DAN NIFAS

"Artinya : ... Sesungguhnya aku tidak halalkan masjid ini bagi perempuan yang haidh dan orang yang junub."
DA'IF. Riwayat Abu Dawud (no. 232), Ibnu Khuzaimah (no. 1327), Baihaqiy (2/442-443) dan Ad Duulaabiy di kitabnya Al Kuna wal Asmaa' (1/150-151), dan jalan Abdul Wahid bin Ziyad (ia berkata): Telah menceritakan kepada kami Aflat bin Khalifah, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Jasrah binti Dajaajah, dari 'Aisyah marfu' (Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda seperti di atas)
Saya berkata ; Sanad hadits ini da’if, di dalamnya terdapat Jasrah binti Dajaajah seorang rawi yang da’if.
Berkata Bukhari, "Pada Jasrah terdapat keanehan-keanehan." (Yakni, pada riwayat-riwayatnya terdapat keanehan-keanehan).[1] Berkata Baihaqi, "Hadits ini tidak kuat."[2] Berkata Al-Khathaabiy, "Hadits ini telah dilemahkan oleh jama'ah (ahli hadits)." [3] Berkata Abdul Haq, "Hadits ini tidak tsabit (kuat) dari jurusan isnadnya." Berkata Ibnu Hazm di kitabnya Al Muhallah (2/186) tentang seluruh jalan hadits ini, "Semuanya ini adalah batil."
Syaikhul Imam Al Albani telah melemahkan hadits ini di kitabnya Irwaaul Ghalil (no. 193). Dan beliau pun mengatakan bahwa telah terjadi perselisihan atau perbedaan di dalam sanadnya. Di atas Aflat meriwayatkan dari Jasrah dari 'Aisyah. Dalam riwayat yang lain Jasrah meriwayatkan dari Ummu Salamah sebagaimana riwayat di bawah ini.
"Artinya : Sesungguhnya masjid ini tidak halal bagi orang yang junub dan perempuan haidh."
DA'IF. Diriwayatkan oleh Ibnu Majah (no. 645) dari jalan Ibnu Abi Ghaniyyah, dari Abil Khaththaab Al Hajariy, dari Mahduh Adz Dzuhliy, dari Jasrah ia berkata: Telah mengkabarkan kepadaku Ummu Salamah, marfu' (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda seperti di atas).
Imam Abu Zur'ah Ar Raaziy berkata, "Yang benar adalah riwayat Jasrah dari Aisyah." [4] Berkata Imam Ibnu Hazm di kitabnya Al Muhalla (2/186), "Adapun Mahduh telah gugur riwayatnya, ia telah meriwayatkan dari Jasrah riwayat-riwayat yang mu'dhal. Sedangkan Abul Khaththaab Al Hajariy majhul."
Saya berkata: Abul Khaththaab dan Mahduh dua orang rawi yang majhul sebagaimana diterangkan Al Hafizh Ibnu Hajar di Taqrib-nya (2/231 dan 417).
Saya berkata: Selain dua riwayat dha'if di atas dan yang kedua lebih lemah dari yang pertama, yang mereka jadikan dalil tentang haramnya bagi orang yang junub dan perempuan haidh dan nifas untuk tinggal atau diam di masjid, mereka pun berdalil dengan bebera atsar dla’if dibawah ini.
[1]. Perkataan Ibnu Abbas tentang firman Allah surat An-Nisaa ayat 43.
Berkata Ibnu Abbas, "Tidak boleh engkau masuk masjid sedangkan engkau dalam keadaan junub kecuali sekedar lewat dan jangan engkau duduk" [Riwayat Baihaqiy : 2/443]
Saya berkata : Sanad riwayat ini da’if, karena Abu Ja’far Ar-Raazi yang ada di sanadnya seorang rawi yang da’if karena buruk hafalannya dan dia telah dilemahkan oleh para Imam diantaranya Imam Ahmad bin Hambal, Abu Zur’ah, Nasa’i, Al-Fallas dan lain-lain. Dan telah datang riwayat dari Ibnu Abbas dengan sanad yang shahih yang menyalahi riwayat dla’if di atas.
Telah berkata Ibnu Abi Syaibah di kitab-kitab Al-Mushannaf, "Telah menceritakan kepada kami Waaki, dari Ibnu Abi Arubah, dari Qatadah, dari Abi Mijlaz, dari Ibnu Abbas tentang firman Allah di atas beliau mengatakan (menafsirkan) ; (Yang dimaksud dengan ‘aabiri sabil) ialah musafir yang tidak memperoleh air lalu dia bertayamum" [5]
[2]. Kemudian Imam Baihaqi meriwayatkan lagi (2/443) dari jalan Abu Ubaidah bin Abdullah, dari Ibnu Mas’ud bahwa dia telah memberikan keringanan bagi orang yang junub untuk sekedar lewat di dalam masjid (yakni tidak duduk atau tinggal di masjid)
Saya berkata ; Sanad ini da’if, karena Abu Ubaidah bin Abdullah bin Mas’ud tidak pernah berjumpa dengan bapaknya yaitu Abdullah bin Mas’ud. Dengan demikian maka sanad ini munqathi (terputus).
[3]. Kemudian Imam Baihaqi meriwayatkan lagi (2/443) dari jalan Hasan bin Abi Ja’far Al-Azdiy, dari Salm Al-Alawiy, dari Anas bin Malik tentang firman Allah di atas dia berkata, " Sekedar lewat dan tidak duduk (di masjid)".
Saya berkaa ; Sanad in pun da’if, karena.
Pertama : Salm bin Qais Al-Alawiy seorang rawi yang da’if sebagaimana dikatakan oleh Al-Hafidzh Ibnu Hajar di Taqribnya (1/314).
Kedua ; Hasan bin Abi Ja’far Al-Jufriy Abu Sa’id Al-Azdiy, telah dilemahkan oleh Jama’ah ahli hadits. [Taqribut Tahdzib 1/164, Tahdzibit Tahdzib 2/260-261. Mizanul I’tidal 1/482-483]
Saya berkata :Telah sah dari Ali bin Abi Thalib bahwa beliau menafsirkan ayat diatas dengan orang musafir, beliau berkata, "Diturunkan ayat ini berkenaan dengan orang musafir. Dan tidak juga bagi orang yang junub kecuali orang yang mengadakan perjalanan sehingga dia mandi. Beliau berkata ; Apabila seorang (musafir) itu junub lalu dia tidak memperoleh air, dia tayamum lalu solat sampai dia mendapatkan air. Dan apabila dia telah mendapatkan air (hendaklah) dia mandi’ [Riayat Baihaqi 1/216 dan Ibnu Jarir di kitab Tafsirnya juz 5 hal. 62 dan lain-lain sebagaimana telah dijelaskan oleh Ibnu Katsir di Tafsirnya 1/501 dan Imam Suyuthi di tafsirnya Ad-Durul Mantsur 2/165]
Setelah kita mengetahui bahwa seluruh riwayat yang melarang orang yang junub dan perempuan haid/nifas berdiam atau tinggal di masjid semuanya dla’if. Demikian juga tafsir ayat 43 surat An-Nisaa yang melarang orang yang junub dan perempuan haid berdiam atau tinggal di masjid semuanya dla’if tidak ada satupun yang sah (shahih atau hasan). Bahkan tafsir yang shahih dan sesuai dengan maksud ayat ialah tafsir dari Ali bin Abi Thalib dan Ibnu Abbas di atas. Yaitu, musafir yang terkena janabah dan dia tidak mendapatkan air lalu dia tayammum sampai dia memperoleh air. Jadi yang dimaksud dengan firman Allah ‘aabiri sabil ialah musafir. Bukanlah yang dimaksud orang yang masuk ke dalam masjid sekedar melewatinya tidak diam atau tinggal di dalamnya. Tafsir yang demikian selain tidak sesuai dengan susunan ayat dan menyalahi tafsir sahabat dan sejumlah dalil di bawah ini yang menjelaskan kepada kita bahwa orang yang junub dan perempuan yang haid atau nifas boleh diam atau tinggal di masjid.
Dalil Pertama
Dari 'Aisyah, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadaku, "Ambilkanlah untukku sajadah kecil [6] di masjid." Jawabku, "Sesungguhnya aku sedang haidh..." Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Sesungguhnya haidhmu itu tidak berada di tanganmu."
Shahih riwayat Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa'i, Ibnu Majah dan Ahmad dan Iain-lain.
Pengambilan dalil dari hadits yang mulia ini ialah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah memerintahkan 'Aisyah masuk ke dalam masjid walaupun sedang haidh. Dan ketegasan jawaban beliau kepada 'Aisyah menunjukkan bahwa haidhmu tidak menghalangimu masuk ke dalam masjid karena haidhmu tidak berada di tanganmu.
Ada yang mengatakan, bahwa hadits di atas hanya menunjukkan bolehnya bagi perempuan haidh sekedar masuk ke dalam masjid atau melewatinya untuk satu keperluan kemudian segera keluar dari dalam masjid bukan untuk diam dan tinggal lama di dalam masjid.
Saya jawab: Subhaanallah! Inilah ta'thil, yaitu menghilangkan sejumlah faedah yang ada di dalam hadits 'Aisyah di atas. Kalau benar apa yang dikatakannya tentu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah memberikan pengecualian kepada 'Aisyah bahwa dia hanya boleh masuk ke dalam masjid dalam waktu yang singkat atau melewatinya sekedar mengambil sajadah kecil beliau dan tidak boleh diam dan tinggal lama di dalam masjid. Akan tetapi beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda secara umum masuk ke dalam masjid tanpa satupun pengecualian. Padahal saat itu 'Aisyah sangat memerlukan penjelasan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang memerintahkannya masuk ke dalam masjid dalam keadaan haidh. Sedangkan mengakhirkan penjelasan dari waktu yang diperlukan tidak diperbolehkan menurut kaidah usul yang telah disepakati... Oleh karena itu wajib bagi kita menetapkan dan mengamalkan keumuman sabda beliau shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu diperbolehkan bagi perempuan haidh untuk masuk ke dalam masjid secara mutlak, baik sebentar atau lama bahkan tinggal atau menetap di dalamnya sebagaimana ditunjuki oleh dalil ketiga dan keempat.
Dalil Kedua
Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, "Sesungguhnya orang mu’min itu tidak najis".
Shahih riwayat Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Ahmad dan lain-lain dari jalan Abu Hurairah, ia berkata: "Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menjumpaiku di salah satu jalan dari jalan-jalan yang ada di Madinah, sedangkan aku menyingkir pergi dan segera aku mandi kemudian aku datang (menemui beliau), lalu beliau bersabda, "Kemana engkau tadi wahai Abu Hurairah?" Jawabku, "Aku tadi dalam keadaan junub, maka aku tidak suka duduk bersamamu dalam keadaan tidak bersih (suci)", Maka beliau bersabda, "Subhanallah! Sesungguhnya orang mu’min itu tidak najis" (Dalam riwayat yang lain beliau bersabda, "Sesungguhnya orang muslim itu tidak najis) [7]
Dalil Ketiga
Dan' Aisyah (ia berkata), "Sesungguhnya ada seorang budak perempuan hitam kepunyaan salah satu suku dari bangsa Arab. Lalu mereka memerdekakannya, kemudian ia pun tinggal bersama mereka..."
Berkata 'Aisyah, "Lalu perempuan itu datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan masuk Islam."
Berkata 'Aisyah, "Dan perempuan itu mempunyai bilik kecil di masjid (yakni sebagai tempat tinggalnya)....."
Shahih riwayat Bukhari (no. 439).
Pengambilan dalil dari hadits yang mulia ini jelas sekali tentang bolehnya bagi perempuan haidh untuk tinggal lama atau diam di masjid. Karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah memberikan pengecualian kepada perempuan di atas yang tinggal di masjid dan mempunyai kemah untuk dia tidur dan menurut dalil keempat perempuan itu bekerja sebagai pembersih masjid, bahwa 'kalau datang hari-hari haidhmu hendaklah engkau jangan tinggal di masjid.' Kalau sekiranya perempuan haidh itu tidak boleh tinggal atau diam di masjid tentu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah memberikan pengecualian seperti di atas. Akan tetapi beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam telah menetapkan dan membolehkan perempuan tersebut untuk tinggal di masjid bahkan mempunyai kemah sendiri secara umum dan mutlak tanpa satupun pengecualian. Padahal beliau shallallahu 'alaihi wa sallam mengetahui dan kita pun mengetahui bahwa perempuan setiap bulannya akan melalui hari-hari haidh.
Dalil di atas bersama dalil keempat di bawah ini merupakan setegas-tegas dalil dan hujjah tentang bolehnya bagi perempuan haidh dan nifas untuk diam dan tinggal lama di masjid. Dan Imam Bukhari yang meriwayatkan hadits di atas di kitab shahihnya telah memberikan bab dengan judul: "Bab:Tidurnya perempuan di masjid"
Al Hafizh Ibnu Hajar di dalam mensyarahkan bab di atas mengatakan bahwa yang dimaksud ialah, "Tinggal atau diamnya perempuan di dalam masjid."
Dalil Keempat
Dari Abu Hurairah (ia berkata): Bahwasanya ada seorang laki-laki hitam -atau seorang perempuan hitam- [8] yang biasa membersihkan kotoran di masjid mati. Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya tentangnya, mereka menjawab, "la telah mati." Beliau bersabda, "Kenapakah kamu tidak memberitahukan kepadaku tentang (kematian)nya, tunjukkanlah kepadaku kuburnya." Lalu beliau mendatangi kubur laki-laki itu -atau kubur perempuan itu- kemudian beliau menshalatinya.
Shahih riwayat Bukhari (no.458, 460 dan 1337).
Pengambilan dalil dari hadits yang mulia ini sama dengan yang sebelumnya karena orangnya satu, yaitu seorang perempuan hitam yang masuk Islam kemudian tinggal dan menetap di masjid dan bekerja sebagai pembersih masjid
Dalil Kelima
Dari Abu Hurairah, ia berkata, "Aku pernah melihat tujuh puluh orang laki-laki dari penduduk Suffah tidak seorang pun di antara mereka yang mempunyai baju, imma kain atau selimut yang mereka ikat ke tengkuk mereka. Maka diantaranya (yakni di antara pakaian itu) ada yang sampai mata kaki, lalu mereka menutup dengan tangannya khawatir auratnya" [Shahih riwayat Bukhari no. 442]
Pengambilan dalil dari hadits yang mulia ini jelas sekali tentang bolehnya bagi orang yang junub untuk tinggal lama atau diam di masjid. Karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah memberikan pengecualian kepada para shahabat yang tinggal di suffah (teras masjid), bahwa ‘kalau salah seorang kamu junub hendaklah dia jangan tinggal di masjid’. Kalau sekiranya orang yang junub itu tidak boleh tinggal atau diam di masjid tentu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan pengecualian seperti di atas. Akan tetapi beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menetapkan dan membolehkan para shahabat yang tinggal di suffah untuk tetap tinggal di masjid secara umum dan mutlak tanpa satupun pengecualian. Padahal beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengetahui dan kita pun mengetahui bahwa adakalanya seseorang itu terkena janabah.
Dalil Keenam
Dari Abu Hurairah, ia berkata : Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengutus pasukan berkuda kearah Najd, lalu pasukan itu datang membawa seorang tawanan laki-laki dari Bani Hanifah yang bernama Tsumaamah bin Utsaal. Kemudian mereka mengikatnya di salah satu dari tiang-tiang masjid, lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar menemuinya dan beliau bersabda, "Lepaskan (ikatan) Tsumaamah"... Kemudian ia (yakni Tsumaamah) pergi ke sebuah pohon kurma yang berada di dekat masjid, lalu dia mandi kemudian masuk ke dalam masjid dan mengucapkan, "Syhadu allaa ilaaha illallah wa anna Muhammadar rasulullah"
Shahih riwayat Bukhari (no. 462, 469, 2422, 2423 dan 4372)
Pengambilan dalil dari hadits yang mulia ini ialah, kalau orang kafir saja yang tidak pernah mandi janabah dibolehkan masuk ke dalam masjid apalagi seorang muslim, tentunya lebih utama dan lebih berhak masuk ke dalam masjid meskipun dalam keadaan junub atau dia seorang perempuan yang sedang haid atau nifas (yakni mimbaabil aula). Yang mana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menegaskan, "Sesungguhnya orang mu’min itu tidak najis" [Lihatlah dalil kedua].

Monday, April 6, 2009

Pulau Redang.....ganu



nie pemandangan dr atas bukit...




yuhuuuu... kali nie aku sambut seruan kajaan ke pulau redang lak... hehe... mmg best giler kenangan kat sana... air dia .. punya la jernih giler.. klu letak penang ngn p.redang nie tak tau la berapa jauhnya tertinggal..... bkn tak nak bangga ngn negeri kelahiran..tapi e2 lah kenyataannya... kan.kan..




bestkan..tgk air laut dia... mcm ni klu.... berendam lama mn pun tak kisah... hitam pun hitam laaa.... kat sana pun aku stay 3D 2N.. pakej. Pulau redang nie... mmg semata2 pulau jer.. takda benda lain.. nk shoping ke.. nk ngidam itu ini ke... tarak laaa.. just apa yg ada lam tu.. tapi best.. makan sekali pakej.. pagi, tghr, ptg n malam.... pastu lenaaa... hehehe... tapi nk tgk org melayu kat sana ssh laaaa... yg bnyknya cina... siap bw geng lagi tue... terasa kerdil sgt ngn diaorg nie... tapi peduli apa kan.... duit masing2... hahaha... yg penting kita enjoy! (mcm pu3 la plak)... haaa... g p.redang nie pun kami gamble gak... tak booking pe pun... just drive n go... kira nasib la. ada...ada la.. klu takda.. takda la.. plan B. kami bertolak sekitar jam 11.. sepanjang tu blh kata..aku nie lena la... tup2 dah sampai ganu... hahaha... aci x?? aci laa... kami sampai sekitar jam 5 pagi if tak silap la... kat jeti merang. Pagi2 buta mn ada travel agent yg buka kan... tapi mujurla ada 1 kedai nie buka... wahh... seawal 5 pagi makcik ni dah buka... dasat..dasat... kami pun kebetulan lapo... so.. berhenti la 4 break1st. dr apa yg makcik nie citer... katanya jeti d merang nie.. klu air surut bot tak leh masuk.. silap2 smpai jam 3 ptg still kat jeti lagi.. alamak!! dah la kami ni takda booking pa lg.. ermmm..... panik gak la.. trus kami drive g ke KT lak... tak sampai 1 jam perjln kami pun sampai... nasib kami mmg baik.. kebetulan kami dok ushar2.. ada la sorg mamat ni mai tanya.. dia nie cam travel agent gak la... fuhhh.. lega dia cakap ada tmpt utk kitaorg.... tapi yg bestnya... bot mamat nie naik kat jeti merang. ahahahhaha.... kami terpaksa la drive balik ke merang. gila kan.... pusing2 habiskan minyak..ok laaa... pengalaman. Mujurlah kami sampai awai di ganu..klu tak.. ermmm... lambat la kami nek bot. Mamat ni ckp..klu nek dr merang 45 minit jer.. klu dr KT kat 2jam.. erkkk... dah la takut mabuk laut..





Aku paling suka.... bila time snorkelling kat marine park tue... alahai... tepi beach jer ikan datang mcm semut... sua jer roti... kerumun dia dtg... wow.. bestttt sgt. Aku risau jer ikan2 tuh gigit tangan.. hehehe.... sekali dia nganga.. silap2 masuk jari aku nie haa.. hahahaha...

ta puas la rasa pergi marine park tue... dah la roti pun terpaksa curi2 ambik org yg tinggal tue... agaknye klu bw seguni pun tak cukup kot erk... hehehehe.... ms kami sampai ke marine park tue..org ya ampun... mcm semut... tuh bkn musim cuti sekolah.. mcmn la agaknya klu musim cuti sekolah kan... mesti nk snorkelling pun tak leh gerak sana sini.. setempat jer... hahahaha... bayangkanlah!!!! mmg gilerrr...

bestttttt laaa ms nie....

sua je roti... kerumun dia dtg..

hahha... muka takuttt...
yehhhh....
P p.redang nie mcm masuk asrama lak aku rasa... hehehe..coz ada jadual dia sendiri yg kita kena ikut... early morning kena bangun 4 brek1st... klu lmbt.. mknla sisa diaorg nie... huhu.. then seawal 10 pg dah g snorkelling... then blk... siap utk lunch lak... then jam 3 plak snorkelling lagi.... balik.. minum ptg lak...then baru ada rest sampai mlm.... mlm kat p.redang ada resort yg hapening giler... siap da karoke lagi... ngn lampu2.. kat resort tmpt aku stay tuh pun best gak... leh relax... release 10sion.. huhu (release ke??)... hahaha... tapi best la dgr bunyi ombak laut mlm2... ngn angin yg sepoi2 bahasa... wahhh... mmg sayu jerrr rasa. Time-time cm nie... kena ksgkn minda.. baru ada feel... sambil menikmati keindahan ciptaan Allah.. Bessttttt kannn.. tngh plak time tuh tngh sabut ngn problem2 kat tmpt keja ke rmh ke.. what ever laa... yg blh dikriminasikan sbg 'problem'... hehehe... teringat aku pada 1 puisi nie.... yg mmg aku suka hayati.. " bisikku pd bulan..kembalikan, keksihku,syurgaku, temanku... malam, jgn kau biar siang.. biar ia sepi seperti aku..."... wahhh... puitis gilerrr.. hahahaha... cayalah farwin.
tak banyak sgt yg blh aku citer...sebab hr2 dia ulang benda yg sama 4 the next day... tapi best. takdela sampai tahap boringg.. klu ada peluang.. aku nk dtg lagi.. InsyaAllah.. nk pergi marine park. hehehe.... kami sepatutnya nek bot seawal 9.30 am... tapi ada sikit masalah yg tak pat nk elak... kami gerak kat jam 11.00 gak ler... ms tue kena plak angin laut... punya la ngantuknya.. sampai jer di jeti merang..kami pun gerak balik... sebab kami nk singgah ke KT lak.. nak cari kopok losong... huhu... kami lunch kat KT.. then lepas lunch kami trus ke kg losong utk beli apa2 yg patut di bawa balik...tak sah rsnya klu tak beli kopok lekor klu dh smpi ke negeri pantai timur nie kan..... dah bis borong2 semua... kami pun pelan2 la drive utk balik ke penang... lagipun esk pgnya aku kena kerja... klu blh biarla sampai awai sikit... tak la letih sgt. Time blk.. aku plak kena drive.... mulanya igt nk drive sekerat jer... last2 drive sampai ke penang... huhuhu... tapi aku dah biasa laaa.... huhu...
kemana la plak destinasi seterusnya kannn... tapi aku tingin sebenarnya nk g ke bkt fraser... tapi diaorg ckp... tak berapa best... alaaa.... cm tuh klu tak merasa la aku nk ke sana kan... selagi aku tak sampai..selagi tu la aku nanti sebut.. hahaha.... klu takde kawan2 yg nk g... aku g sorang la kot??? aci x??? huhu....


































zOOm malaysia...

aku menyambut seruan kajaan.. hehehe.. kononnya zOOm malaysia... kali ni aku g ke melaka bandar bersejarah... mmg betul kata org.. melaka best. fuhhh.... bnyk tmpt yg menarik aku pergi.. kat tmpt lain mmg takde kot.... aku stay 3 hari 2 mlm... aku g ngn kawan... kami nie mmg gamble gilerrr.. dah la cuti sekolah.. hotel pa pun tak booking.. kira nasib la nie... kami bertolak agak lewat mlm dgn harapan esok pg2 kami dah blh jalan2... kami sampai pun sekitar jam 7.00 pagi cmtuh la.. ronda2 tgk melaka.. then baru cari hotel. nasib kami mmg baik time tuh... ada jugak bilik ksg utk check in.




ahaaaa.... time utk pusing melaka. 1st kami pergi ke cari mkn.. dlm dok tggu mkn tue... kami ternampak la bot2 kat sungai melaka nie... wahhh menarik. tanya la kat tuan punya kdai..punyala mangkuk ayon... dia blh jawab tak tau!!! iskkkhh.... mcm tue pun ada ka. takpala.. kami ni kan adventure.. so tanya org la.. kebetulan ada polis kat situ..so kami tanya... dan dpt la information.. cari punya cari..punya cari...akhirnya kami dpt... eee..bestnyaaa... dpt naik river cruise melaka. Naik siang tak best sgt.. tapi naik mlm..mmg menarik sgt... mcm kat venice lak... fuhhh mmg class la melaka. Penuh lampu2 menghiasi bandar sejarah melaka.





Then, kami g muzium samudera... murah jer RM3 masuk 3 muzium... sampai nk termonyeh jalan... muzium nie biasa jer..utk tambah ilmu2 sejarah ok la.

Menara Taming Sari..... mmg bestttt.. ms kami g tue.. kena lak time school holiday... org beratur punya la ramai... iskh3.. meriah teramat2, mcm semut. menara ni blh tgk satu melaka... eye on m'sia pun kalah.. Bestt sgt. dia akan bergerak dari bawah dan naik keatas sambil berpusing... so... kita akan nmpk pemandangan sekeliling.. siap ada air cond lagi. Dulu ms kecik2 pnh la g melaka... tapi takde pun menatang ni... hehehe... tak tau la 5 tahun akan dtg.. apa plak la melaka nk create yg blh tarik pelancong. Mmg creative n innovative... solute la.... kui..kui..kui.. ni jer la yg sempat aku shoot ms kat ataihhh menara tue..







pastu kami nek la gak eye on m'sia.... ala... boring laaaa.... tak de yg menarik sgt... rugi la plak naik...hehehe.....

esoknya kami g taman mini m'sia.... ermm..sama gak mcm dulu... cuma yg best nya ms kami g tue..ada persembahan tarian dari student2 mn entah... hapening gak... mcm joget lambak gituu...hahaha.. kami g terminal melaka... besar giler... lain dr yg lain terminal diaorg nie.. complete rsnyee... ada kedai mkn.. tmpt shopping.. A&W.. dah lama tak mkn kan...so kami pun singah la mkn A&W kat terminal.. air dia yg sedap pun... huhu... tak rugi gak kami msk terminal dia... dpt tgk lain dr yg lain terminal kat m'sia nie..tambah2 pudu.. aduhhhh pening pala dbuatnya...




mlmnye.. kami dah lapo... cari la kedai mkn yg menarik utk isi perut nie... kedai nie siap ada band music lagi... cam menarik! tapi servis dia hampeh gilerrrr... dah la mahaiii...tak sedap... meratus sakan la aku ngn member nie... mengkelan d buatnye... aku nk citer kat korang... baik la korg pergi kedai tepi jln yg mmg nmpk cam tak menarik tpi makanan dia sedap n berpatutan.... puas atieeee... mmg black list la kedai tu. aku make sure if dtg melaka lagi.. aku tak akan singgah dah kedai tue.... hahahaha... customer always right!!!!

OTW balik...sempat lagi kami singgah ke Port Dickson... lama giler tak singah... tapi tak best dah le... pantai dia pun dah tak menarik. Kotor jerrr... tapi manusia nie still ramai... Yg bestnyeeee.. kami mkn satay kajang kat Port Dickson.. hehehe... kawan aku nieee tamak.. aku order 15 cucuk.. dia memandai jer p tambah 20 cucuk kononnya lapo giler... haahaha.. sekali dtg.. termonyeh nk mkn. Member aku ni igt satay dia kecik, walhal gedabak punya besar... bergilir2 la kitaorg habiskan... tapi akhirnya kitaorg berjaya jugak habiskan... yeeehaaakkk!!!






Dah bis citer PD... member ni tak pnh msk Putrajaya... nasib la aku igt lagi jln dia.. lagipun awai lagi... so.. singah la.. Ronda p ronda mai.... kami pun cargas pelan2 utk balik penang.......... kami mmg gamble giler... hehehe...tapi best jugak gamble nie... klu terlampau merancang sgt.. mcm2 problem laa.. toi x??? huhu... ni jer la yg aku leh kongsi citer.. esok kerja.. adusss penat gilerr.. tapi bestt. tks 2 my frenz... (hehe..)






My little angel...

Lilypie Maternity tickers

Total Pageviews

penyeri blog Mummy awin..


Powered By KakiBlog

sahabat handai

~HargaiLah Masa & WaKtu~

~PARA-PARA PENGUNJUNG~ TKS...


DOA INI MUJARAB, SEBAIK BAIKNYA DIBACA SETIAP PAGI JUMA'AT: SEBELUM KELUAR RUMAH. Tak payah nak berabis duit buat facial ataupun botox…… etc….. Tengok aje orang orang dulu atau seniwati –seniwati lama kita yang sentiasa kelihatan manis…… khabarnya dia orang memang pakai doa yang sama…………..Cuma kena rajin menghafal dan baca setiap kali pakai bedak atau keluar rumah………………..

Doa pemanis muka ni lebih afdal lagi kalau dibaca 3 kali sehari sebelum memakai bedak atau a lat 2 solek atau minyak rambut .
Hafal dan tarik nafas dalam dalam dan hembus ……. Lepas itu. Baca kuat-kuat ....... Bagi semua orang dengar...... ......... .......
Selamat mencuba..... amalkan lah.. Tak rugi ...!! !!! !!!!!!!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
" minyak si tuang tuang,
ku tuang dalam kuali,
muka ku macam beruang,
semua orang gerenti lari.
kuang.. kuang..kuang. ."

He…. He….. he……...semoga bertambah manis...
Hahahahahaha. .. ampun tuan ku.......... ..beribu ribu ampun……………...
SEKALI SEKALA KENA ADA SESI LAWAK JENAKA NIEEE BARU HAPENING....
I'M SORRRYYY....
Assalamualaikum....

Untuk semua kengkawan, aku ada info yg nk dikongsi bersama... yg aku rasa benda ni bnyk di kalangan kita yg terlepas pandang dan bermacam2 spesifikasi sebenarnya... dengan apa yg nak aku kongsikan ni boleh la kita sama2 renungkan kejadian sebenar.... Wallahualam.


HUKUM TINGGAL ATAU DIAM DI MASJID BAGI ORANG JUNUB, PEREMPUAN HAID DAN NIFAS

"Artinya : ... Sesungguhnya aku tidak halalkan masjid ini bagi perempuan yang haidh dan orang yang junub."
DA'IF. Riwayat Abu Dawud (no. 232), Ibnu Khuzaimah (no. 1327), Baihaqiy (2/442-443) dan Ad Duulaabiy di kitabnya Al Kuna wal Asmaa' (1/150-151), dan jalan Abdul Wahid bin Ziyad (ia berkata): Telah menceritakan kepada kami Aflat bin Khalifah, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Jasrah binti Dajaajah, dari 'Aisyah marfu' (Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda seperti di atas)
Saya berkata ; Sanad hadits ini da’if, di dalamnya terdapat Jasrah binti Dajaajah seorang rawi yang da’if.
Berkata Bukhari, "Pada Jasrah terdapat keanehan-keanehan." (Yakni, pada riwayat-riwayatnya terdapat keanehan-keanehan).[1] Berkata Baihaqi, "Hadits ini tidak kuat."[2] Berkata Al-Khathaabiy, "Hadits ini telah dilemahkan oleh jama'ah (ahli hadits)." [3] Berkata Abdul Haq, "Hadits ini tidak tsabit (kuat) dari jurusan isnadnya." Berkata Ibnu Hazm di kitabnya Al Muhallah (2/186) tentang seluruh jalan hadits ini, "Semuanya ini adalah batil."
Syaikhul Imam Al Albani telah melemahkan hadits ini di kitabnya Irwaaul Ghalil (no. 193). Dan beliau pun mengatakan bahwa telah terjadi perselisihan atau perbedaan di dalam sanadnya. Di atas Aflat meriwayatkan dari Jasrah dari 'Aisyah. Dalam riwayat yang lain Jasrah meriwayatkan dari Ummu Salamah sebagaimana riwayat di bawah ini.
"Artinya : Sesungguhnya masjid ini tidak halal bagi orang yang junub dan perempuan haidh."
DA'IF. Diriwayatkan oleh Ibnu Majah (no. 645) dari jalan Ibnu Abi Ghaniyyah, dari Abil Khaththaab Al Hajariy, dari Mahduh Adz Dzuhliy, dari Jasrah ia berkata: Telah mengkabarkan kepadaku Ummu Salamah, marfu' (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda seperti di atas).
Imam Abu Zur'ah Ar Raaziy berkata, "Yang benar adalah riwayat Jasrah dari Aisyah." [4] Berkata Imam Ibnu Hazm di kitabnya Al Muhalla (2/186), "Adapun Mahduh telah gugur riwayatnya, ia telah meriwayatkan dari Jasrah riwayat-riwayat yang mu'dhal. Sedangkan Abul Khaththaab Al Hajariy majhul."
Saya berkata: Abul Khaththaab dan Mahduh dua orang rawi yang majhul sebagaimana diterangkan Al Hafizh Ibnu Hajar di Taqrib-nya (2/231 dan 417).
Saya berkata: Selain dua riwayat dha'if di atas dan yang kedua lebih lemah dari yang pertama, yang mereka jadikan dalil tentang haramnya bagi orang yang junub dan perempuan haidh dan nifas untuk tinggal atau diam di masjid, mereka pun berdalil dengan bebera atsar dla’if dibawah ini.
[1]. Perkataan Ibnu Abbas tentang firman Allah surat An-Nisaa ayat 43.
Berkata Ibnu Abbas, "Tidak boleh engkau masuk masjid sedangkan engkau dalam keadaan junub kecuali sekedar lewat dan jangan engkau duduk" [Riwayat Baihaqiy : 2/443]
Saya berkata : Sanad riwayat ini da’if, karena Abu Ja’far Ar-Raazi yang ada di sanadnya seorang rawi yang da’if karena buruk hafalannya dan dia telah dilemahkan oleh para Imam diantaranya Imam Ahmad bin Hambal, Abu Zur’ah, Nasa’i, Al-Fallas dan lain-lain. Dan telah datang riwayat dari Ibnu Abbas dengan sanad yang shahih yang menyalahi riwayat dla’if di atas.
Telah berkata Ibnu Abi Syaibah di kitab-kitab Al-Mushannaf, "Telah menceritakan kepada kami Waaki, dari Ibnu Abi Arubah, dari Qatadah, dari Abi Mijlaz, dari Ibnu Abbas tentang firman Allah di atas beliau mengatakan (menafsirkan) ; (Yang dimaksud dengan ‘aabiri sabil) ialah musafir yang tidak memperoleh air lalu dia bertayamum" [5]
[2]. Kemudian Imam Baihaqi meriwayatkan lagi (2/443) dari jalan Abu Ubaidah bin Abdullah, dari Ibnu Mas’ud bahwa dia telah memberikan keringanan bagi orang yang junub untuk sekedar lewat di dalam masjid (yakni tidak duduk atau tinggal di masjid)
Saya berkata ; Sanad ini da’if, karena Abu Ubaidah bin Abdullah bin Mas’ud tidak pernah berjumpa dengan bapaknya yaitu Abdullah bin Mas’ud. Dengan demikian maka sanad ini munqathi (terputus).
[3]. Kemudian Imam Baihaqi meriwayatkan lagi (2/443) dari jalan Hasan bin Abi Ja’far Al-Azdiy, dari Salm Al-Alawiy, dari Anas bin Malik tentang firman Allah di atas dia berkata, " Sekedar lewat dan tidak duduk (di masjid)".
Saya berkaa ; Sanad in pun da’if, karena.
Pertama : Salm bin Qais Al-Alawiy seorang rawi yang da’if sebagaimana dikatakan oleh Al-Hafidzh Ibnu Hajar di Taqribnya (1/314).
Kedua ; Hasan bin Abi Ja’far Al-Jufriy Abu Sa’id Al-Azdiy, telah dilemahkan oleh Jama’ah ahli hadits. [Taqribut Tahdzib 1/164, Tahdzibit Tahdzib 2/260-261. Mizanul I’tidal 1/482-483]
Saya berkata :Telah sah dari Ali bin Abi Thalib bahwa beliau menafsirkan ayat diatas dengan orang musafir, beliau berkata, "Diturunkan ayat ini berkenaan dengan orang musafir. Dan tidak juga bagi orang yang junub kecuali orang yang mengadakan perjalanan sehingga dia mandi. Beliau berkata ; Apabila seorang (musafir) itu junub lalu dia tidak memperoleh air, dia tayamum lalu solat sampai dia mendapatkan air. Dan apabila dia telah mendapatkan air (hendaklah) dia mandi’ [Riayat Baihaqi 1/216 dan Ibnu Jarir di kitab Tafsirnya juz 5 hal. 62 dan lain-lain sebagaimana telah dijelaskan oleh Ibnu Katsir di Tafsirnya 1/501 dan Imam Suyuthi di tafsirnya Ad-Durul Mantsur 2/165]
Setelah kita mengetahui bahwa seluruh riwayat yang melarang orang yang junub dan perempuan haid/nifas berdiam atau tinggal di masjid semuanya dla’if. Demikian juga tafsir ayat 43 surat An-Nisaa yang melarang orang yang junub dan perempuan haid berdiam atau tinggal di masjid semuanya dla’if tidak ada satupun yang sah (shahih atau hasan). Bahkan tafsir yang shahih dan sesuai dengan maksud ayat ialah tafsir dari Ali bin Abi Thalib dan Ibnu Abbas di atas. Yaitu, musafir yang terkena janabah dan dia tidak mendapatkan air lalu dia tayammum sampai dia memperoleh air. Jadi yang dimaksud dengan firman Allah ‘aabiri sabil ialah musafir. Bukanlah yang dimaksud orang yang masuk ke dalam masjid sekedar melewatinya tidak diam atau tinggal di dalamnya. Tafsir yang demikian selain tidak sesuai dengan susunan ayat dan menyalahi tafsir sahabat dan sejumlah dalil di bawah ini yang menjelaskan kepada kita bahwa orang yang junub dan perempuan yang haid atau nifas boleh diam atau tinggal di masjid.
Dalil Pertama
Dari 'Aisyah, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadaku, "Ambilkanlah untukku sajadah kecil [6] di masjid." Jawabku, "Sesungguhnya aku sedang haidh..." Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Sesungguhnya haidhmu itu tidak berada di tanganmu."
Shahih riwayat Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa'i, Ibnu Majah dan Ahmad dan Iain-lain.
Pengambilan dalil dari hadits yang mulia ini ialah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah memerintahkan 'Aisyah masuk ke dalam masjid walaupun sedang haidh. Dan ketegasan jawaban beliau kepada 'Aisyah menunjukkan bahwa haidhmu tidak menghalangimu masuk ke dalam masjid karena haidhmu tidak berada di tanganmu.
Ada yang mengatakan, bahwa hadits di atas hanya menunjukkan bolehnya bagi perempuan haidh sekedar masuk ke dalam masjid atau melewatinya untuk satu keperluan kemudian segera keluar dari dalam masjid bukan untuk diam dan tinggal lama di dalam masjid.
Saya jawab: Subhaanallah! Inilah ta'thil, yaitu menghilangkan sejumlah faedah yang ada di dalam hadits 'Aisyah di atas. Kalau benar apa yang dikatakannya tentu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah memberikan pengecualian kepada 'Aisyah bahwa dia hanya boleh masuk ke dalam masjid dalam waktu yang singkat atau melewatinya sekedar mengambil sajadah kecil beliau dan tidak boleh diam dan tinggal lama di dalam masjid. Akan tetapi beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda secara umum masuk ke dalam masjid tanpa satupun pengecualian. Padahal saat itu 'Aisyah sangat memerlukan penjelasan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang memerintahkannya masuk ke dalam masjid dalam keadaan haidh. Sedangkan mengakhirkan penjelasan dari waktu yang diperlukan tidak diperbolehkan menurut kaidah usul yang telah disepakati... Oleh karena itu wajib bagi kita menetapkan dan mengamalkan keumuman sabda beliau shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu diperbolehkan bagi perempuan haidh untuk masuk ke dalam masjid secara mutlak, baik sebentar atau lama bahkan tinggal atau menetap di dalamnya sebagaimana ditunjuki oleh dalil ketiga dan keempat.
Dalil Kedua
Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, "Sesungguhnya orang mu’min itu tidak najis".
Shahih riwayat Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Ahmad dan lain-lain dari jalan Abu Hurairah, ia berkata: "Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menjumpaiku di salah satu jalan dari jalan-jalan yang ada di Madinah, sedangkan aku menyingkir pergi dan segera aku mandi kemudian aku datang (menemui beliau), lalu beliau bersabda, "Kemana engkau tadi wahai Abu Hurairah?" Jawabku, "Aku tadi dalam keadaan junub, maka aku tidak suka duduk bersamamu dalam keadaan tidak bersih (suci)", Maka beliau bersabda, "Subhanallah! Sesungguhnya orang mu’min itu tidak najis" (Dalam riwayat yang lain beliau bersabda, "Sesungguhnya orang muslim itu tidak najis) [7]
Dalil Ketiga
Dan' Aisyah (ia berkata), "Sesungguhnya ada seorang budak perempuan hitam kepunyaan salah satu suku dari bangsa Arab. Lalu mereka memerdekakannya, kemudian ia pun tinggal bersama mereka..."
Berkata 'Aisyah, "Lalu perempuan itu datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan masuk Islam."
Berkata 'Aisyah, "Dan perempuan itu mempunyai bilik kecil di masjid (yakni sebagai tempat tinggalnya)....."
Shahih riwayat Bukhari (no. 439).
Pengambilan dalil dari hadits yang mulia ini jelas sekali tentang bolehnya bagi perempuan haidh untuk tinggal lama atau diam di masjid. Karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah memberikan pengecualian kepada perempuan di atas yang tinggal di masjid dan mempunyai kemah untuk dia tidur dan menurut dalil keempat perempuan itu bekerja sebagai pembersih masjid, bahwa 'kalau datang hari-hari haidhmu hendaklah engkau jangan tinggal di masjid.' Kalau sekiranya perempuan haidh itu tidak boleh tinggal atau diam di masjid tentu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah memberikan pengecualian seperti di atas. Akan tetapi beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam telah menetapkan dan membolehkan perempuan tersebut untuk tinggal di masjid bahkan mempunyai kemah sendiri secara umum dan mutlak tanpa satupun pengecualian. Padahal beliau shallallahu 'alaihi wa sallam mengetahui dan kita pun mengetahui bahwa perempuan setiap bulannya akan melalui hari-hari haidh.
Dalil di atas bersama dalil keempat di bawah ini merupakan setegas-tegas dalil dan hujjah tentang bolehnya bagi perempuan haidh dan nifas untuk diam dan tinggal lama di masjid. Dan Imam Bukhari yang meriwayatkan hadits di atas di kitab shahihnya telah memberikan bab dengan judul: "Bab:Tidurnya perempuan di masjid"
Al Hafizh Ibnu Hajar di dalam mensyarahkan bab di atas mengatakan bahwa yang dimaksud ialah, "Tinggal atau diamnya perempuan di dalam masjid."
Dalil Keempat
Dari Abu Hurairah (ia berkata): Bahwasanya ada seorang laki-laki hitam -atau seorang perempuan hitam- [8] yang biasa membersihkan kotoran di masjid mati. Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya tentangnya, mereka menjawab, "la telah mati." Beliau bersabda, "Kenapakah kamu tidak memberitahukan kepadaku tentang (kematian)nya, tunjukkanlah kepadaku kuburnya." Lalu beliau mendatangi kubur laki-laki itu -atau kubur perempuan itu- kemudian beliau menshalatinya.
Shahih riwayat Bukhari (no.458, 460 dan 1337).
Pengambilan dalil dari hadits yang mulia ini sama dengan yang sebelumnya karena orangnya satu, yaitu seorang perempuan hitam yang masuk Islam kemudian tinggal dan menetap di masjid dan bekerja sebagai pembersih masjid
Dalil Kelima
Dari Abu Hurairah, ia berkata, "Aku pernah melihat tujuh puluh orang laki-laki dari penduduk Suffah tidak seorang pun di antara mereka yang mempunyai baju, imma kain atau selimut yang mereka ikat ke tengkuk mereka. Maka diantaranya (yakni di antara pakaian itu) ada yang sampai mata kaki, lalu mereka menutup dengan tangannya khawatir auratnya" [Shahih riwayat Bukhari no. 442]
Pengambilan dalil dari hadits yang mulia ini jelas sekali tentang bolehnya bagi orang yang junub untuk tinggal lama atau diam di masjid. Karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah memberikan pengecualian kepada para shahabat yang tinggal di suffah (teras masjid), bahwa ‘kalau salah seorang kamu junub hendaklah dia jangan tinggal di masjid’. Kalau sekiranya orang yang junub itu tidak boleh tinggal atau diam di masjid tentu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan pengecualian seperti di atas. Akan tetapi beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menetapkan dan membolehkan para shahabat yang tinggal di suffah untuk tetap tinggal di masjid secara umum dan mutlak tanpa satupun pengecualian. Padahal beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengetahui dan kita pun mengetahui bahwa adakalanya seseorang itu terkena janabah.
Dalil Keenam
Dari Abu Hurairah, ia berkata : Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengutus pasukan berkuda kearah Najd, lalu pasukan itu datang membawa seorang tawanan laki-laki dari Bani Hanifah yang bernama Tsumaamah bin Utsaal. Kemudian mereka mengikatnya di salah satu dari tiang-tiang masjid, lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar menemuinya dan beliau bersabda, "Lepaskan (ikatan) Tsumaamah"... Kemudian ia (yakni Tsumaamah) pergi ke sebuah pohon kurma yang berada di dekat masjid, lalu dia mandi kemudian masuk ke dalam masjid dan mengucapkan, "Syhadu allaa ilaaha illallah wa anna Muhammadar rasulullah"
Shahih riwayat Bukhari (no. 462, 469, 2422, 2423 dan 4372)
Pengambilan dalil dari hadits yang mulia ini ialah, kalau orang kafir saja yang tidak pernah mandi janabah dibolehkan masuk ke dalam masjid apalagi seorang muslim, tentunya lebih utama dan lebih berhak masuk ke dalam masjid meskipun dalam keadaan junub atau dia seorang perempuan yang sedang haid atau nifas (yakni mimbaabil aula). Yang mana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menegaskan, "Sesungguhnya orang mu’min itu tidak najis" [Lihatlah dalil kedua].


nie pemandangan dr atas bukit...




yuhuuuu... kali nie aku sambut seruan kajaan ke pulau redang lak... hehe... mmg best giler kenangan kat sana... air dia .. punya la jernih giler.. klu letak penang ngn p.redang nie tak tau la berapa jauhnya tertinggal..... bkn tak nak bangga ngn negeri kelahiran..tapi e2 lah kenyataannya... kan.kan..




bestkan..tgk air laut dia... mcm ni klu.... berendam lama mn pun tak kisah... hitam pun hitam laaa.... kat sana pun aku stay 3D 2N.. pakej. Pulau redang nie... mmg semata2 pulau jer.. takda benda lain.. nk shoping ke.. nk ngidam itu ini ke... tarak laaa.. just apa yg ada lam tu.. tapi best.. makan sekali pakej.. pagi, tghr, ptg n malam.... pastu lenaaa... hehehe... tapi nk tgk org melayu kat sana ssh laaaa... yg bnyknya cina... siap bw geng lagi tue... terasa kerdil sgt ngn diaorg nie... tapi peduli apa kan.... duit masing2... hahaha... yg penting kita enjoy! (mcm pu3 la plak)... haaa... g p.redang nie pun kami gamble gak... tak booking pe pun... just drive n go... kira nasib la. ada...ada la.. klu takda.. takda la.. plan B. kami bertolak sekitar jam 11.. sepanjang tu blh kata..aku nie lena la... tup2 dah sampai ganu... hahaha... aci x?? aci laa... kami sampai sekitar jam 5 pagi if tak silap la... kat jeti merang. Pagi2 buta mn ada travel agent yg buka kan... tapi mujurla ada 1 kedai nie buka... wahh... seawal 5 pagi makcik ni dah buka... dasat..dasat... kami pun kebetulan lapo... so.. berhenti la 4 break1st. dr apa yg makcik nie citer... katanya jeti d merang nie.. klu air surut bot tak leh masuk.. silap2 smpai jam 3 ptg still kat jeti lagi.. alamak!! dah la kami ni takda booking pa lg.. ermmm..... panik gak la.. trus kami drive g ke KT lak... tak sampai 1 jam perjln kami pun sampai... nasib kami mmg baik.. kebetulan kami dok ushar2.. ada la sorg mamat ni mai tanya.. dia nie cam travel agent gak la... fuhhh.. lega dia cakap ada tmpt utk kitaorg.... tapi yg bestnya... bot mamat nie naik kat jeti merang. ahahahhaha.... kami terpaksa la drive balik ke merang. gila kan.... pusing2 habiskan minyak..ok laaa... pengalaman. Mujurlah kami sampai awai di ganu..klu tak.. ermmm... lambat la kami nek bot. Mamat ni ckp..klu nek dr merang 45 minit jer.. klu dr KT kat 2jam.. erkkk... dah la takut mabuk laut..





Aku paling suka.... bila time snorkelling kat marine park tue... alahai... tepi beach jer ikan datang mcm semut... sua jer roti... kerumun dia dtg... wow.. bestttt sgt. Aku risau jer ikan2 tuh gigit tangan.. hehehe.... sekali dia nganga.. silap2 masuk jari aku nie haa.. hahahaha...

ta puas la rasa pergi marine park tue... dah la roti pun terpaksa curi2 ambik org yg tinggal tue... agaknye klu bw seguni pun tak cukup kot erk... hehehehe.... ms kami sampai ke marine park tue..org ya ampun... mcm semut... tuh bkn musim cuti sekolah.. mcmn la agaknya klu musim cuti sekolah kan... mesti nk snorkelling pun tak leh gerak sana sini.. setempat jer... hahahaha... bayangkanlah!!!! mmg gilerrr...

bestttttt laaa ms nie....

sua je roti... kerumun dia dtg..

hahha... muka takuttt...
yehhhh....
P p.redang nie mcm masuk asrama lak aku rasa... hehehe..coz ada jadual dia sendiri yg kita kena ikut... early morning kena bangun 4 brek1st... klu lmbt.. mknla sisa diaorg nie... huhu.. then seawal 10 pg dah g snorkelling... then blk... siap utk lunch lak... then jam 3 plak snorkelling lagi.... balik.. minum ptg lak...then baru ada rest sampai mlm.... mlm kat p.redang ada resort yg hapening giler... siap da karoke lagi... ngn lampu2.. kat resort tmpt aku stay tuh pun best gak... leh relax... release 10sion.. huhu (release ke??)... hahaha... tapi best la dgr bunyi ombak laut mlm2... ngn angin yg sepoi2 bahasa... wahhh... mmg sayu jerrr rasa. Time-time cm nie... kena ksgkn minda.. baru ada feel... sambil menikmati keindahan ciptaan Allah.. Bessttttt kannn.. tngh plak time tuh tngh sabut ngn problem2 kat tmpt keja ke rmh ke.. what ever laa... yg blh dikriminasikan sbg 'problem'... hehehe... teringat aku pada 1 puisi nie.... yg mmg aku suka hayati.. " bisikku pd bulan..kembalikan, keksihku,syurgaku, temanku... malam, jgn kau biar siang.. biar ia sepi seperti aku..."... wahhh... puitis gilerrr.. hahahaha... cayalah farwin.
tak banyak sgt yg blh aku citer...sebab hr2 dia ulang benda yg sama 4 the next day... tapi best. takdela sampai tahap boringg.. klu ada peluang.. aku nk dtg lagi.. InsyaAllah.. nk pergi marine park. hehehe.... kami sepatutnya nek bot seawal 9.30 am... tapi ada sikit masalah yg tak pat nk elak... kami gerak kat jam 11.00 gak ler... ms tue kena plak angin laut... punya la ngantuknya.. sampai jer di jeti merang..kami pun gerak balik... sebab kami nk singgah ke KT lak.. nak cari kopok losong... huhu... kami lunch kat KT.. then lepas lunch kami trus ke kg losong utk beli apa2 yg patut di bawa balik...tak sah rsnya klu tak beli kopok lekor klu dh smpi ke negeri pantai timur nie kan..... dah bis borong2 semua... kami pun pelan2 la drive utk balik ke penang... lagipun esk pgnya aku kena kerja... klu blh biarla sampai awai sikit... tak la letih sgt. Time blk.. aku plak kena drive.... mulanya igt nk drive sekerat jer... last2 drive sampai ke penang... huhuhu... tapi aku dah biasa laaa.... huhu...
kemana la plak destinasi seterusnya kannn... tapi aku tingin sebenarnya nk g ke bkt fraser... tapi diaorg ckp... tak berapa best... alaaa.... cm tuh klu tak merasa la aku nk ke sana kan... selagi aku tak sampai..selagi tu la aku nanti sebut.. hahaha.... klu takde kawan2 yg nk g... aku g sorang la kot??? aci x??? huhu....


































aku menyambut seruan kajaan.. hehehe.. kononnya zOOm malaysia... kali ni aku g ke melaka bandar bersejarah... mmg betul kata org.. melaka best. fuhhh.... bnyk tmpt yg menarik aku pergi.. kat tmpt lain mmg takde kot.... aku stay 3 hari 2 mlm... aku g ngn kawan... kami nie mmg gamble gilerrr.. dah la cuti sekolah.. hotel pa pun tak booking.. kira nasib la nie... kami bertolak agak lewat mlm dgn harapan esok pg2 kami dah blh jalan2... kami sampai pun sekitar jam 7.00 pagi cmtuh la.. ronda2 tgk melaka.. then baru cari hotel. nasib kami mmg baik time tuh... ada jugak bilik ksg utk check in.




ahaaaa.... time utk pusing melaka. 1st kami pergi ke cari mkn.. dlm dok tggu mkn tue... kami ternampak la bot2 kat sungai melaka nie... wahhh menarik. tanya la kat tuan punya kdai..punyala mangkuk ayon... dia blh jawab tak tau!!! iskkkhh.... mcm tue pun ada ka. takpala.. kami ni kan adventure.. so tanya org la.. kebetulan ada polis kat situ..so kami tanya... dan dpt la information.. cari punya cari..punya cari...akhirnya kami dpt... eee..bestnyaaa... dpt naik river cruise melaka. Naik siang tak best sgt.. tapi naik mlm..mmg menarik sgt... mcm kat venice lak... fuhhh mmg class la melaka. Penuh lampu2 menghiasi bandar sejarah melaka.





Then, kami g muzium samudera... murah jer RM3 masuk 3 muzium... sampai nk termonyeh jalan... muzium nie biasa jer..utk tambah ilmu2 sejarah ok la.

Menara Taming Sari..... mmg bestttt.. ms kami g tue.. kena lak time school holiday... org beratur punya la ramai... iskh3.. meriah teramat2, mcm semut. menara ni blh tgk satu melaka... eye on m'sia pun kalah.. Bestt sgt. dia akan bergerak dari bawah dan naik keatas sambil berpusing... so... kita akan nmpk pemandangan sekeliling.. siap ada air cond lagi. Dulu ms kecik2 pnh la g melaka... tapi takde pun menatang ni... hehehe... tak tau la 5 tahun akan dtg.. apa plak la melaka nk create yg blh tarik pelancong. Mmg creative n innovative... solute la.... kui..kui..kui.. ni jer la yg sempat aku shoot ms kat ataihhh menara tue..







pastu kami nek la gak eye on m'sia.... ala... boring laaaa.... tak de yg menarik sgt... rugi la plak naik...hehehe.....

esoknya kami g taman mini m'sia.... ermm..sama gak mcm dulu... cuma yg best nya ms kami g tue..ada persembahan tarian dari student2 mn entah... hapening gak... mcm joget lambak gituu...hahaha.. kami g terminal melaka... besar giler... lain dr yg lain terminal diaorg nie.. complete rsnyee... ada kedai mkn.. tmpt shopping.. A&W.. dah lama tak mkn kan...so kami pun singah la mkn A&W kat terminal.. air dia yg sedap pun... huhu... tak rugi gak kami msk terminal dia... dpt tgk lain dr yg lain terminal kat m'sia nie..tambah2 pudu.. aduhhhh pening pala dbuatnya...




mlmnye.. kami dah lapo... cari la kedai mkn yg menarik utk isi perut nie... kedai nie siap ada band music lagi... cam menarik! tapi servis dia hampeh gilerrrr... dah la mahaiii...tak sedap... meratus sakan la aku ngn member nie... mengkelan d buatnye... aku nk citer kat korang... baik la korg pergi kedai tepi jln yg mmg nmpk cam tak menarik tpi makanan dia sedap n berpatutan.... puas atieeee... mmg black list la kedai tu. aku make sure if dtg melaka lagi.. aku tak akan singgah dah kedai tue.... hahahaha... customer always right!!!!

OTW balik...sempat lagi kami singgah ke Port Dickson... lama giler tak singah... tapi tak best dah le... pantai dia pun dah tak menarik. Kotor jerrr... tapi manusia nie still ramai... Yg bestnyeeee.. kami mkn satay kajang kat Port Dickson.. hehehe... kawan aku nieee tamak.. aku order 15 cucuk.. dia memandai jer p tambah 20 cucuk kononnya lapo giler... haahaha.. sekali dtg.. termonyeh nk mkn. Member aku ni igt satay dia kecik, walhal gedabak punya besar... bergilir2 la kitaorg habiskan... tapi akhirnya kitaorg berjaya jugak habiskan... yeeehaaakkk!!!






Dah bis citer PD... member ni tak pnh msk Putrajaya... nasib la aku igt lagi jln dia.. lagipun awai lagi... so.. singah la.. Ronda p ronda mai.... kami pun cargas pelan2 utk balik penang.......... kami mmg gamble giler... hehehe...tapi best jugak gamble nie... klu terlampau merancang sgt.. mcm2 problem laa.. toi x??? huhu... ni jer la yg aku leh kongsi citer.. esok kerja.. adusss penat gilerr.. tapi bestt. tks 2 my frenz... (hehe..)